Makin Ramai Makin Gila Pelanggaran Prokes Di Kab. OKU

OKU24 Dilihat

Miris Sekali Tempat Hiburan Kebal Aturan Prokes penuh sesak ramai berkumpul

Baturaja Sum РSel Garuda OKU Raya, Sungguh miris dan tidak sehat suasana Kota Baturaja Kab. OKU disaat malam hari dimana banyaknya tempat hiburan, caffe, karoeke, Panti Pijat yang tetap beroperasi ramai tanpa mengedepankan atau mematuhi  protokol kesehatan ( prokes ) dimana Pandemi Covid Р19 masih melanda seharusnya mereka harus menjaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan, tidak menyentuh wajah dan menjauhi kerumunan seperti yang dianjurkan pemerintah dan kemenkes Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan, dan Peraturan bupati Kab. OKU Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan melalui Program 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan air mengalir, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi. Apakah aturan itu hanya sebatas aturan tanpa penerapan dilapangan.


Kasat Pol.PP Kab. OKU Agus Salim, S.sos, MM menjelaskan kami siap mengambil tindakan jika diperlukan sebagai petugas penegak Perda tetapi untuk melakukan tindakan tentunya kami harus menunggu Dinas terkait karena untuk menutup atau memblacklist itu bukan wewenang Pol.PP, ucap Agus Salim.

Melalui via Wa seluler Tim GOR mempertanyakan izin gerak beroperasi serta pelanggaran protokol kesehatan kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU Drs. H. Topan Indra Fauzi, MM. M.Pd akan tetapi Topan menyuruh untuk kekantor agar bisa memberikan data dan himbauan selama covid – 19, elak Topan via WA. Berhubung besok hari jum’at tanggal merah kemudian sabtu minggu libur maka sudah berapa hari kedepan pelanggaran dibiarkan.


Salah satu tokoh masyarakat yang kami minta komentarnya serta inisialnya tidak mau disebut mengatakan “Mengapa orang beribadah dihimbau harus menjaga jarak, anak sekolah belajar daring sedangkan tempat hiburan, caffe, karoeke, panti pijat justru ramai hingga bebas bersentuhan tanpa melaksanakan protokol kesehatan” seharusnya pihak terkait menindak tegas pelanggaran seperti itu bila perlu mencabut izin operasinya dan izin usahanya karena pelanggaran itu berbahaya bahkan bisa merugikan orang lain dan pemerintahan, Bagaimana situasi pandemi corona ini bisa normal jika banyaknya pelanggaran dibiarkan, Tegasnya. ( Toni.K Nopran.J Irfan.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *