Tragis Satu Warga Lubuk Baru SBR Tewas Kesetrum Jebakan Hama Babi

OKU37 Dilihat

Sosoh Buay Rayap – Tragis dialami Jamaludin (58) seorang petani warga dusun III Rt 2 Desa Lubuk Baru Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang ditemukan tewas diduga akibat sengatan aliran listrik hama babi dengan tegangan 40 volt.

Korban ditemukan tewas di kebun jagung milik Holidi kawasan desa Penyandingan saat hujan melanda kawasan tersebut pada Selasa (26/1/2021) oleh si pemilik kebun itu sendiri.

Diduga korban tidak mengetahui adanya aliran listrik untuk jebakan hama babi yang sengaja dibuat pemilik kebun.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengungkapkan kronologis penemuan mayat tersebut berawal dari hasil keterangan saksi sekaligus pemilik kebun Holidi yang melapor ke jajaran Polsek Sosoh Buay Rayap.

Holidi sendiri menginap di pondok selama semalam. Sekitar pukul 07.00 wib saksi ingin pulang kerumah untuk mengambil bekal makanan.
Khawatir kebun jagung miliknya yang luas mencapai satu hektar itu diserang hama babi saat ditinggalkan Holidi menghidupkan alat setrum yang telah dirangkai menggunakan ACU.

Kemudian sekitar pukul 11.00 wib Holidi kembali lagi ke pondok dengan membawa bekal.Tanpa rasa curiga pemilik kebun tersebut kemudian mematikan alat setrum. Selanjutnya dirinya mengawasi setiap sudut kebun.

Betapa kagetnya saat disalah satu sudut Holidi menemukan korban sudah terkapar dengan posisi terlentang sudah tidak beryawa.Merasa panik dirnya memanggil keluaega dan warga sekitar.

“Kuat dugaan korban kesetrum, setelah anggota mendatangi TKP dan membawa korban ke puskesmas terdekat,”ujar AKP Mardi.

Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga,”Tadi sekitar pukul 17.30 sore korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga yang sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan tim inavis,”tukasnya.

Berapa alat setrum sudah diamankan pihaknya serta menggali informasi dari saksi termasuk pemilik kebun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *